Laksanakan Diskusi Teknis Peningkatan Kapasitas Tenaga Kesehatan, PKBI Daerah NTB dengan Dukungan UNICEF berkomitmen Memperkuat Layanan Kesehatan Esensial di Provinsi NTB.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

PKBI Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) telah melaksanakan Diskusi Teknis Peningkatan Kapasitas Tenaga Kesehatan dalam Pelayanan Esensial di Provinsi NTB pada Kamis (14/04) di Hotel Puri Indah, Kota Mataram.

Kegiatan ini merupakan salah satu aktivitas dalam program dukungan UNICEF kepada Provinsi NTB melalui PKBI Daerah NTB sebagai Implementing Partner (IP) untuk memperkuat layanan kesehatan esensial yang terintegrasi di tingkat desa hingga kota/kabupaten. Program Integrasi Layanan Primer ini menyasar 35 puskesmas di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, dan Kabupaten Lombok Timur.

Kegiatan diskusi teknis ini dihadiri secara langsung oleh 63 peserta yang terdiri dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi NTB, Dinkes Kota Mataram, Dinkes Kabupaten Lombok Barat, Dinkes Kabupaten Lombok Timur, IBI, serta Kepala Puskesmas di 35 Wilayah dampingan program serta dari Tim PKBI NTB, dan di ikuti pula secara daring oleh perwakilan 16 Puskesmas diluar wilayah program yang ada di Pulau Lombok.

Baiq Riny Asri Septiani, Project Manager Program Integrasi Layanan Primer, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendiseminasikan data hasil Rapid Assessment Layanan Esensial 35 puskesmas yang telah dilaksanakan pada Bulan Februari lalu.

“Pada kegiatan kali ini kita masuk dalam proses mendiseminasikan hasil Rapid Assessment yang sudah pernah kita laksanakan di Bulan Februari lalu agar selanjutnya mendapatkan masukan dari bapak dan ibu. Di akhir kegiatan kita ingin mengidentifikasi kebutuhan peningkatan kapasitas dari tenaga kesehatan ini seperti apa sebenarnya,” jelas Baiq Riny.

dr. VAMA Chrisnadarmani Taolin, MPH.,,Health Specialist UNICEF NTT/NTB, juga menyebutkan bahwa informasi dari hasil wawancara dan observasi serta masukan-masukan sangatlah penting untuk menguatkan layanan di tingkat masyarakat.

Foto: Pembukaan Kegiatan Oleh ibu dr. VAMA Chrisnadarmani Taolin, MPH.,,
(Health Specialist UNICEF NTT/NTB)

“Bersama kami, UNICEF dan PKBI Daerah NTB, agar kita sama-sama menguatkan layanan di tingkat masyarakat. Maka kemudian sangat penting sekali mengetahui informasi dari wawancara dan observasi, serta mendapat masukan dari bapak dan ibu,” tandasnya.

Program Integrasi Layanan Primer ini dilaksanakan sejak Januari hingga Juni 2024 mendatang dan diharapkan dapat meningkatkan pemerataan akses dan layanan kesehatan berkualitas bagi anak-anak, termasuk layanan imunisasi.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Admin

Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terbaru

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.